Santri Kampung Qur’an Qulhu Ciputat Sabet Gold Medal di Ajang Sains Internasional

TANGERANG SELATAN – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Islam di Tangerang Selatan. Salwa Thoyyibah, seorang santriwati dari Kampung Qur’an Qulhu Ciputat, telah menorehkan capaian yang cemerlang dengan meraih Gold Medal dalam ajang bergengsi Jakarta International Science Fair (JISF) 2026 yang berlangsung pada 14 – 27 April 2026.

Prestasi ini menjadi sangat istimewa karena Salwa tidak hanya unggul di bidang akademik dan penelitian, tetapi juga merupakan seorang penghafal Al-Qur’an yang telah mencapai hafalan 27 Juz.

Inovasi Bio-Larvasida dari Alam

Siswa kelas 2 Aliyah (XI) yang juga menempuh pendidikan di MAN 4 Jakarta ini berkompetisi dalam kategori Environmental Science. Proyek penelitiannya berjudul:

“Efficacy of a Bio-Larvicide from Catharanthus roseus for Sustainable Vector Control in Urban Flood-Prone Areas”

Penelitian Salwa berfokus pada pemanfaatan tanaman Tapak Dara (Catharanthus roseus) sebagai pembasmi jentik nyamuk (larvasida) alami. Inovasi ini dinilai sangat relevan dan aplikatif, terutama untuk mengendalikan penyakit yang dibawa oleh vektor nyamuk di wilayah perkotaan yang rawan banjir.

Keseimbangan IPTEK dan IMTAK

Keberhasilan Salwa menjadi bukti nyata bahwa kurikulum pesantren dan pendidikan formal dapat berjalan beriringan secara harmonis. Di tengah kesibukannya melakukan eksperimen sains, Salwa tetap konsisten menjaga hafalannya. Saat ini, ia tercatat telah mengantongi hafalan 27 Juz Al-Qur’an.

Bahwasanya prestasi yang dicapai oleh Salwa ini adalah sebuah bentuk keberhasilan dari keseimbangan IPTEK dan IMTAK. Keberhasilan tersebut menunjukkan adanya korelasi yang sangat relevan di antara Al-Qur’an dengan ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi sehingga mampu memberikan sumbangsih yang bermanfaat bagi ilmu pengetaahuan.

Diharapkan kedepannya korelasi Al-Quran dengan ilmu pengetahuan untuk bisa lebih baik lagi sehingga tidak hanya menghasilkan prestasi yang cemerlang, tetapi juga memberikan sumbangsih nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedepannya. Hal tersebut juga membuktikan bahwa ilmu-ilmu serta hikmah-hikmah yang terkandung di dalam Al-Qur’an relevan dengan perkembangan zaman serta selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tentang Kompetisi

Jakarta International Science Fair (JISF) 2026 merupakan kompetisi offline yang diikuti oleh berbagai peneliti muda dari mancanegara. Acara ini diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan beberapa institusi pendidikan ternama seperti i3L University.

Dengan raihan medali emas ini, Salwa Thoyyibah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi santri-santri lain di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi dan berprestasi di kancah global tanpa melupakan akar religiusitas mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *