JAKARTA – Santri Kampung Quran Qulhu Ciputat turut serta dalam agenda besar Kemendikbudristek melalui program Merdeka Belajar. Kegiatan yang berfokus pada penguatan Moderasi Beragama ini diselenggarakan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, sebuah lokasi yang menjadi simbol persatuan dan keragaman budaya Indonesia.
Pemilihan TMII sebagai lokasi kegiatan memberikan pengalaman belajar yang nyata bagi para santri untuk melihat langsung representasi harmoni antar suku, budaya, dan agama di tanah air.
Belajar Toleransi di Simbol Kebhinekaan
Dalam rangkaian program Merdeka Belajar ini, para santri diajak mengeksplorasi nilai-nilai toleransi melalui diskusi dan kunjungan ke berbagai anjungan serta rumah ibadah yang ada di kawasan TMII. Hal ini bertujuan agar santri memiliki pemahaman yang mendalam bahwa moderasi beragama adalah pondasi penting dalam menjaga kedaulatan bangsa.
“Belajar tentang moderasi di TMII terasa sangat relevan. Kami bisa melihat bagaimana masjid, gereja, pura, dan wihara berdiri berdampingan. Ini adalah cerminan bagaimana seharusnya kita bersikap sebagai santri yang membawa pesan damai Al-Quran,” ujar salah satu santri peserta.
Poin Utama Pelatihan di TMII:
Selama kegiatan, santri dibekali dengan berbagai perspektif baru terkait:
- Wawasan Kebangsaan: Menyelaraskan ketaatan beragama dengan kewajiban sebagai warga negara.
- Dialog Lintas Identitas: Membangun komunikasi yang santun dengan pemuda dari berbagai latar belakang berbeda.
- Resolusi Konflik: Strategi menghadapi perbedaan pendapat di ruang digital maupun nyata dengan kepala dingin.
Integrasi Kurikulum Pesantren dan Program Nasional
Partisipasi aktif santri Kampung Quran Qulhu dalam program Kemendikbud ini menunjukkan bahwa pesantren adalah lembaga yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Program Merdeka Belajar memberikan ruang seluas-luasnya bagi santri untuk tumbuh menjadi individu yang berkarakter, berwawasan luas, dan tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman yang moderat (Wasathiyah).
Dengan mengikuti kegiatan di TMII ini, Kampung Quran Qulhu berharap para santri dapat pulang membawa semangat baru untuk menyebarkan syiar Al-Quran yang menyejukkan dan mempersatukan, baik di lingkungan pesantren maupun di dunia luar.